MENAMBAH WAWASAN DENGAN MENGETAHUI PAKAIAN TRADISIONAL DARI THAILAND

Tidak hanya menghafal dan mengetahui tentang baju tradisional dari negara sendiri, tetapi juga mengetahui baju tradisional dari negara lain, salah satu nya adalah negara Thailand. Negara Thailand adalah sebuah negara yang berada di Asia Tenggara, tepat nya yaitu bertetangga langsung dengan negara Malaysia. Tidak hanya, beberapa daerah yang berada di Thailand ternyata di tinggali oleh suku melayu.

Membicarakan persoalan ragam macam budaya dan keunikan yang di miliki oleh negara Thailand, tentu nya tidak akan dengan Indonesia atau pun dengan negara tetangga nya Malaysia. Selain itu, Thailand baru mempunyai pakaian tradisional pada tahun 1960 yang secara langsung di desain oleh Ratu Sirkit. Ini dilakukan karena Ratu Sirik terilhami saat dia sedang melakukan perjalanan nya di Eropa dan Amerika. Dia mempunyai anggapan bahwa Thailand  itu membutuhkan baju yang dapat mencerminkan budaya dari Thailand itu sendiri.

Pada tahun 1964 baju tradisional Thailand yang di perkenal kan kepada publik yang mempunyai nama Chut Thai. Pakaian tradisional Chut Thai ini di bagi menjadi dua jenis, yaitu utnuk pria dan juga untuk wanita. Untuk wanita nya mempunyai delapan jenis Chutai.

Berikut adalah pakaian tradisional Thailand yang di peruntukan untuk pria.

Pakaian tradisional untuk pria atau biasa di sebut dengan Phararatchathan yang sebetul nya dapat di padukan dengan celana bergaya eropa atau dapat di padukan dengan jeans Thailand pada umum nya. Celana khas yang berasal dari Thailand ini biasa di sebut dengan Chong Kraben merupakan selembar kain yang memiliki panjang kira – kira tiga meter, yang di lilitkan di pinggang dan juga di antara ke dua kaki, sehingga dapat membentuk bentu dari celana panjang.

Pada bawah yang di bentuk seperti itu pada umum nya biasa di gunakan oleh laki –  laki di masa lalu. Kain yang biasa di gunakan adalah kain yang mempunyai pola dan juga warna. Phraratchathan yang di buat oleh raja Thailand pada tahun 1979 dan tak lama dari pembuatan nya menjadi sangat terkenal. Pada bagian depan nya mempunyai sepasang kantung.

Berikut adalah pakaian tradisional Thailand yang di peruntukan untuk wanita.

Baju tradisional Thailand untuk wanita ada delapan jenis, yaitu ada Chit Lada, Ruean Ton, Amarin, Chakkri, Borom Bhiman, Chakkrabhat, Prayook, dan yang terakhir Siwalai.

Pakaian Tradisional Thailand Terbaik Untuk Wanita

1.Chit Lada

Ini adalah gaun tradisional Thailand yang pada umum nya di gunakan pada siang hari. Menggunakan baju ini biasa nya untuk menjemput tamu di terminal bandara. Chit Lada ini hamir mirip model nya dengan Ruean Ton, tetapi terdapat tambahan brokat yang berada pada ujung rok. Kemudian, untuk atasan nya menggunakan blus dengan lengan panjang. Bluch ini mempunyai kancing depan yang berwarna perak atau emas.

2.Ruean Ton

Ini adalah pakaian wanita yang paling casual dari pakaian tradisional Thailand yang alin nya. karena bawahan dari pakaian ini adalah selembar sarung atau biasa di sebut dengan Bha Sin, bahan nya dari katun atau sutra dengan garis – garis horizontal atau pun vertikal. Sarung ini mempunyai panjang hingga mata atau pergelang kaki, yang di lipat dalam satu arah.

3.Amarin

Ini adalah pakaian wanita yang berbahan brokat dan biasa nya di gunakan pada malam hari untuk makan malam. Atasan nya menggunakan blush dengan lengan panjang.

Related Post